Mengulas indahnya cerita yang tiba-tiba menerkam
menjadi derita
Pikiranku hanyut, diterjang badai perasaan heran dalam dada
Nostalgia tawa dan canda yang pernah ada, harus takluk oleh kegelapan hatinya
Pikiranku hanyut, diterjang badai perasaan heran dalam dada
Nostalgia tawa dan canda yang pernah ada, harus takluk oleh kegelapan hatinya
Sahabat, jalinan yang butuh penyatuan hati, hati
yang diikat
Tidak peduli hati itu hebat atau cacat
Namun apa yang terjadi apabila seorang sahabat
menjadi pengerat?
Mengendus hitam kehidupanku lalu ia muntahkan kepada orang lain tanpa
mempedulikan adat
Saat ia menemukan rongga-rongga bawah tanah yang baru, yang bisa membuatnya jadi pengerat hebat
Ia menggerigitku secara perlahan, meski aku rela berkorban untuknya sampai melarat
Saat ia menemukan rongga-rongga bawah tanah yang baru, yang bisa membuatnya jadi pengerat hebat
Ia menggerigitku secara perlahan, meski aku rela berkorban untuknya sampai melarat
Kini pengerat itu berjalan dengan angkuhnya
Ia terlena dengan dunianya, ia lupa bahwa masih ada predator yang setiap saat bisa memangsa
Ia terlena dengan dunianya, ia lupa bahwa masih ada predator yang setiap saat bisa memangsa
Sebagai pengerat, ia bukanlah yang terhebat meski
ia sok hebat
Seekor pengerat hanyalah binatang percobaan, bukan binatang suci yang dianggap keramat
Seekor pengerat hanyalah binatang percobaan, bukan binatang suci yang dianggap keramat
Memang tidak aku kira, rasa cintanya seperti
pura-pura
Berlaga menyayangi namun mengerat kenyataannya
Canda dan tawa yang sempat terselip dalam ingatan, kecewa pada akhirnya
Berlaga menyayangi namun mengerat kenyataannya
Canda dan tawa yang sempat terselip dalam ingatan, kecewa pada akhirnya
Entah seperti apa aku harus menafsirkan, ia sahabat
atau pengerat?
1 komentar:
sahabat atau pengerat?
#makjlebb
Posting Komentar