RSS
"Membaca dalam usia tertentu, justru membatasi pemikiran dari kreativitas. Orang yang membaca terlalu banyak namun terlalu sedikit menggunakan pemikirannya, justru akan terkena kemalasan berpikir" (Albert E.)

Pengerat

Mengulas indahnya cerita yang tiba-tiba menerkam menjadi derita
Pikiranku hanyut, diterjang badai perasaan heran dalam dada
Nostalgia tawa dan canda yang pernah ada, harus takluk oleh kegelapan hatinya

Sahabat, jalinan yang butuh penyatuan hati, hati yang diikat
Tidak peduli hati itu hebat atau cacat

Namun apa yang terjadi apabila seorang sahabat menjadi pengerat?
Mengendus hitam kehidupanku lalu ia muntahkan kepada orang lain tanpa mempedulikan adat
Saat ia menemukan rongga-rongga bawah tanah yang baru, yang bisa membuatnya jadi pengerat hebat
Ia menggerigitku secara perlahan, meski aku rela berkorban untuknya sampai melarat

Kini pengerat itu berjalan dengan angkuhnya
Ia terlena dengan dunianya, ia lupa bahwa masih ada predator yang setiap saat bisa memangsa
Sebagai pengerat, ia bukanlah yang terhebat meski ia sok hebat
Seekor pengerat hanyalah binatang percobaan, bukan binatang suci yang dianggap keramat

Memang tidak aku kira, rasa cintanya seperti pura-pura
Berlaga menyayangi namun mengerat kenyataannya
Canda dan tawa yang sempat terselip dalam ingatan, kecewa pada akhirnya

Entah seperti apa aku harus menafsirkan, ia sahabat atau pengerat?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Anonim mengatakan...

sahabat atau pengerat?
#makjlebb

Posting Komentar