RSS
"Membaca dalam usia tertentu, justru membatasi pemikiran dari kreativitas. Orang yang membaca terlalu banyak namun terlalu sedikit menggunakan pemikirannya, justru akan terkena kemalasan berpikir" (Albert E.)

Andai Kau Tahu


Binar matamu mengemuka
Rekah senyummu bergulir nyata
Menyeka segala lara yang menguntit pada malam gelap
Merobek indahnya cerita mencintai dan menantimu
Mengapung tercetak di kepala, luruh di hati jadi prasasti

Cinta ini makin menjadi-jadi
Tak terperi dan menjadi bara
Lalu menyulutkan api rindu di batas mimpi yang membawa pesan surga

Hadirmu yang sekejap, menancapkan cinta terdalam yang kuakui
Terbenam sudah rindumu dalam cintaku yang membiru
Kuakui dan tak mau kuingkari

Jika kaulah satu-satunya untukku saat ini,
aku berharap akan melanggeng sampai nanti dan abadi dalam janji suci

Kini, siapa lagi yang dapat kurunut pada deretan hari?
Pertemuan yang kupilih sebagai pembunuh rindu hanya menyapu sia-sia
Tak kudengar bisik lembutmu merambah sepiku
Menyudutkanku di batas gelisah yang mengunyah luka, satu demi satu
Andai kau tahu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Selaras Rindu di Ujung Kecewa


Kucari jejakmu yang terisap rindu tadi malam
Membawa khayalku dalam rindu yang menggamit resah
Gundah menyelinap di balik senyum sederhanamu, yang datang bersama gerimis senja

Ada damba untuk memelukmu seketika
Membawa serta cintamu saat mata kita beradu, dalam ketulusan yang tak bersayarat

Telah sampai luka ini di titik tiada
Tak ada lagi tangis menjerit apalagi tangis yang membasahi mata
Segalanya telah bicara pada palung jiwaku yang menguras kata-kata
Membungkam hari yang berlalu, hanya dengan sepi tanpa rindu dan cinta yang mengaduh
Rinduku telah pergi, cintaku terluka dan mati   

Terpuruk kecewa, mengucap selamat tinggal pada bahagia   
Kuyup letihku bertabur sepi dan sendiri 
Cinta dan penantianku berakhir di ujung sia-sia, sirna tak bersisa     
Dan semua, karenamu jua

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS