RSS
"Membaca dalam usia tertentu, justru membatasi pemikiran dari kreativitas. Orang yang membaca terlalu banyak namun terlalu sedikit menggunakan pemikirannya, justru akan terkena kemalasan berpikir" (Albert E.)

Pelangi

     
         Jarum jam terus berputar, mengitari jiwa yang amat kacau. Jiwa yang dilanda rasa sesak di dada. Sejenak, kupandangi langit-langit kamar yang dihiasi dengan suasana kegelisahan. Entah mengapa, hujan di luar sana membuat hatiku gundah. Kegundahan ini menyelinap dalam sanubari.
       “Ups,” tiba-tiba setetes darah mimisan keluar dari hidungku, terjatuh bersama hujan yang masih betah dengan kederasannya. Mimisan ini bukan yang pertama kali bagiku. Sudah sejak lama aku bersahabat dengan penyakit ini. Aku tak pernah merasakan sakit saat mimisan itu datang, tetapi kebahagiaan yang selalu kurasakan. Ya, bahagia karena Tuhan masih memberiku darah, sepeti Ia memberikanku kekuatan lebih banyak untuk hidup. Tetesan itu hanya peringatan bagiku agar aku harus lebih berhati-hati, dan harus lebih bersyukur atas keadaanku saat ini.          
     “Eh Ren, kamu mimisan lagi tuh!” ucap Zia dengan penuh kepanikan, dia raih sebungkus tissue dan kemudian memberikannya kepadaku. Kebetulan, pada saat itu dia sedang mampir ke rumahku untuk sekadar melihat keadaanku. Sudah beberapa hari ini, aku harus memberhentikan berbagai kegiatan, salah satunya bersekolah.
         “Kamu belum juga sembuh?” tanya Zia.       
         “Emm, aku juga belum tahu, Zi. Dokter bilang, aku cuma kurang makan sayur.”    
       
Biar nggak mimisan terus, kamu harus banyak makan sayur ya!” kata Zia sambil tersenyum kecil. Terlihat jelas lesung pipinya yang indah. Membuat keharuan datang melahap perasaan secara perlahan.     
        Tidak sedikit yang pernah berkata, bahwa aku mungkin hanyalah anak yang lemah. Namun, di balik kelemahanku itu, aku selalu menyimpan kekuatan cinta. Cinta kepada Tuhan, ayah, ibu, dan semua orang yang dapat membuatku tersenyum, bahkan tertawa bahagia.     
        “Zi, kenapa cobaan Tuhan itu seperti hujan di luar sana?” tanyaku sambil menunjuk ke arah luar jendela. “Datang secara tiba-tiba, kadang besar dan kadang kecil, datangnya nggak pernah satu-satu. Bahkan, kedatangannya juga kadang membuat risau,” terusku.     
      “Haha, Rena, Rena, kamu sering melihat pelangi kan? Pelangi yang menyimpan banyak warna, dengan penuh ketenangan di sana. Kamu akan melihatnya setelah kita merasakan rintik bahkan derasnya hujan. Itulah kebahagiaan, datang setelah kita melewati cobaan kecil ataupun yang besar,” jawab Zia dengan penuh harapan. Meyakinkan agar aku dapat terus kuat.  
        “Tapi, pelangi itu cuma muncul di saat tertentu aja, dan nggak selalu datang setelah hujan,” aku pun tak ingin kalah, berusah mencari makna dari semua ini. Rasanya sudah sangat penat, kehabisan asa.      
       “Kebahagiaan juga gitu kok, nggak selalu datang setelah kita menghadapi cobaan. Tapi, pasti akan datang di saat kita udah berhasil melewatinya dengan penuh keikhlasan, ketulusan, dan ketegaran. Walaupun pelangi terlihat setelah hujan yang kadang disertai angin, tapi nggak ada yang bisa menutupi keindahannya. Begitu juga kebahagiaan, baru bisa dirasakan setelah adanya cobaan yang kadang disertai tanggapan-tanggapan kurang baik dari orang lain pada kita. Namun akhirnya, nggak ada yang bisa menggantikan rasa bahagia seseorang,” jelas Zia panjang lebar. Dia tetap bertekad menyakinkanku terus menerus.      
          “Terus, apa peran matahari kalau dikaitkan dengan cobaan?”   
        “Anggap aja matahari itu orang-orang yang selalu mendukung kita. Matahari itu ada bersamaan dengan hujan, sehingga bisa terlihat pelangi. Nah, orang-orang itulah yang selalu ada di samping kita, walaupun dalam keadaan separah apapun, mereka akan memotivasi biar kita bisa melewati cobaan itu,” terlihat dari raut wajahnya, Zia mulai kesal dengan berbagai pertanyaan-pertanyaan anehku. Kini, tidak ada satu pun kata bahkan kalimat yang bisa kuungkapkan. Aku hanya tunduk dan terdiam mendengarkan penjelasannya itu.   
       “Sekarang, apa lagi yang masih kurang jelas? Hahaha,” Zia tertawa bangga, dia berhasil membuatku yakin akan apa yang sedang kuhadapi.        
         “Hahahaha, semuanya udah jelas kok, Zi. Selamat, kamu berhasil meyakinkanku,” kami tertawa bersama. Melewati hujan yang tak lama kemudian mereda. Aku terpaku melihat ada seberkas cahaya merasuk dalam matanya. Cahaya berwarna-warni, indah, membuatku tersadar bahwa terselip pelangi kebahagiaan itu di dalam bola matanya. Bola mata seorang sahabat tercinta. Dia yang membuatku dapat terus bertahan hingga saat ini. Di saat dunia tidak meninggalkanku lagi. Tanpanya, aku tak pernah mengerti apa arti hidup ini. Apa yang sebenarnya Tuhan beri bagiku. Entah itu cobaan, ataupun kebahagiaan, kini aku mengerti.      
      Seandainya Tuhan berkehendak untuk memberiku pelangi dengan ketujuh warna-nya, akan kuberikan dua warna untuknya. Satu warna kan kuberikan sebagai ucapan terima kasih, dan satu warna lagi sebagai tanda bahwa kekuatan kasih sayangnya, tidak akan pudar. Tak akan terkikis oleh lorong waktu yang amat panjang dan mungkin akan sangat melelahkan.

|||

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kenapa Harus Menulis?




Berikut merupakan beberapa alasan mengapa kita menulis:
  1. Menulis sebagai sarana untuk mengeluarkan ide dan gagasan. Setiap orang pasti punya ide dan gagasan dalam benaknya. Ide tersebut hanya akan menjadi angan-angan semu ketika ide tersebut hanya mengendap di otak kita. Kita tidak akan pernah tahu, ide itu baik atau buruk, bermanfaat atau tidak. Dengan menuangkan ide tersebut menjadi tulisan, maka akan banyak orang yang akan mengetahui ide dan gagasan kita. Banyak hal-hal besar yang terinspirasi dari tulisan.
  2. Menulis untuk mencurahkan segala perasaan. Kita dapat mencurahkan segala perasaan kita dalam bentuk tulisan. Baik itu kebahagiaan maupun kesedihan. Ketika kita menceritakan permasalahan ataupun kesedihan kita kepada orang, belum tentu orang akan mendengarkan kita. Mungkin saja mereka menganggap kita sedang mengeluh ataupun meratapi hidup. Namun jika perasaan tersebut kita tuangkan dalam bentuk tulisan, bisa berbentuk puisi, novel ataupun cerita pendek, maka akan banyak orang yang mau membacanya.
  3. Menulis sebagai media untuk meningkatkan intelektualitas dan aktualisasi diri. Menulis adalah media yang paling bagus untuk meningkatkan kemampuan intelektualitas. Membaca adalah proses menggali ilmu, namun menulis adalah proses menggali, mengembangkan dan menyebarkan ilmu. Terutama bagi Anda yang masih sekolah, kuliah atau menjadi pengajar, menulis tentu menjadi tuntutan. Mulai dari membuat makalah, karya ilmiah, skripsi, disertasi dll. Semakin banyak kita mengeksplorasi ilmu pengetahuan yang ada diotak kita maka akan semakin memantapkan intelektualitas kita.
  4. Menulis untuk mencari popularitas. Menulis juga bisa menjadi media untuk mencari ketenaran alias popularitas. Banyak orang yang tiba-tiba terkenal akibat tulisannya. Habiburrahman El-Syirazy misalnya, yang tiba-tiba ngetop lewat novelnya Ayat-ayat Cinta, ataupun Andrea hirata yang terkenal lewat novel Laskar Pelangi. Namun jangan menjadikan tulisan hanya sekedar untuk mencari popularitas semata. Karena tanpa disertai kualitas, popularitas tidak akan ada artinya. Bgi seorang penulis yang baik, popularitas hanyalah bonus, bukan tujuan. Karena manfaat dari tulisan tersebut jauh lebih bermakna dari sekedar popularitas.
  5. Menulis untuk menorehkan nama dalam sejarah. Dahulu, sebelum teknologi merebak seperti sekarang ini, tulisanlah yang menjadi media untuk menyampaikan segala sesuatu. Banyak orang yang besar karena tulisannya. Sebut saja Sayyid Quthub, ia menjalani sebagian besar hidupnya di dalam penjara. Ia dikucilkan dan disingkirkan. Namun setelah ia meninggal, ia menjadi tokoh yang sangat dikagumi karena buku tafsirnya, Tafsir fi dzilalil Qur’an. Ini menjadi contoh bagi kita semua. Jika kita ingin menorehkan nama kita dalam sejarah, dan nama kita harum sepanjang masa, maka menulislah jawabannya.
  6. Menulis untuk menyampaikan aspirasi. Sebagai masyarakat biasa, terkadang menyampaikan aspirasi sangat sulit. Misalnya kita tidak setuju dengan kebijakan pemerintah yang dinilai menyengsarakan rakyat. Jika kita hanya membicarakan aspirasi kita dengan tetangga, maka pemerintah tidak akan pernah mendengarnya. Namun jika kita menuliskan aspirasi dan mengirimkannya ke media cetak, ataupun kita membuat sebuah buku, maka aspirasi tersebut akan segera didengar oleh pemerintah.
  7. Menulis untuk mencari uang. Banyak cara yang dapat kita lakukan agar kita mendapatkan keuntungan finansial dari aktifitas menulis. Misalnya kita bisa menjadi jurnalis, wartawan, penulis buku, novel dsb. Banyak pekerjaan yang membutuhkan aktifitas tulis menulis. Di dunia online, blog menjadi media yang paling digemari untuk menulis dan mencari uang. Banyak blogger yang berpenghasilan lumayan dari blognya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sepuluh Penulis Dunia Berpenghasilan Terbesar tahun 2009 - 2010

http://vibiznews.com/templateimages/economy/jamespatterson.jpg
James Patterson menjadi penulis dengan pendapatan terbesar pada periode di atas, naik satu peringkat dibandingkan periode tahun sebelumnya. Pria yang dulu berprofesi sebagai copywriter junior ini terlibat langsung dengan desain sampul dan pemasaran buku-buku karyanya. Tercatat bahwa satu dari 17 novel yang terjual di AS merupakan hasil kejeniusan pria ini. Selama dua tahun belakangan ia telah menghasilkan angka fantastis 500 juta dolar untuk perusahaan penerbitnya, Hachette. Pada periode Juni 2009 – Juni 2010 Patterson menghasilkan 70 juta dolar.


http://vibiznews.com/templateimages/economy/stephaniemeyers.jpg
Nama Stephanie Meyer melejit melalui tetralogiTwilight Saga, sebuah novel cinta yang mengisahkan kisah cinta antara vampir, manusia, dan manusia serigala. TetralogiTwilight telah terjual sebanyak 40 juta kopi di AS dan 100 juta kopi di seluruh dunia. Pundi-pundi uang Meyer bertambah sebesar 40 juta dolar pada periode Juni 2009 – Juni 2010, di antaranya karena kesuksesan film yang diangkat dari novel ketiganya, Eclipse.

http://vibiznews.com/templateimages/economy/stephenking.jpg
Di posisi ketiga dengan jumlah pendapatan sebesar 34 juta dolar adalah novelis bergenre horror Stephen King (siapa yang tidak ingat bukuIT dan Congo yang mendebarkan?) Pria ini baru saja merilis novelnya yang ke-51, Under the Dome, di bulan November 2009 lalu. Hingga saat ini buku tersebut telah terjual sebanyak 600,000 kopi menurut Nielsen BookScan. Karya terbarunya itu disebut-sebut telah menarik minat DreamWorks TV untuk diangkat ke layar lebar. Drama seri yang ditayangkan di stasiun televisi SyFy juga diangkat dari karyanya, The Colorado Kid. 

http://vibiznews.com/templateimages/economy/daniellesteel.jpg
Daniele Steel tampaknya tidak mengherankan lagi untuk menghiasi daftar terbaru ini. Novelis romance ternama dunia ini telah menghasilkan 32 juta dolar pada periode Juni 2009 – Juni 2010. Steel dikabarkan akan merilis 4 buku baru di tahun 2010 ini dengan rata-rata honor awal per buku sebesar 7 juta dolar. Penulis laris ini juga berhasil memenangkan gugatan sebesar 1 juta dolar dari mantan asistennya yang telah melakukan penggelapan sebesar 760,000 dolar darinya.

http://vibiznews.com/templateimages/economy/kenfollett.jpg
Novelis asal Inggris Ken Follett berhasil masuk di posisi ke lima dari penulis dengan pendapatan tertinggi pada periode Juni 2009 – Juni 2010, dengan mengantongi 20 juta dolar. Pillars of the Earth karya Follett telah diadaptasi menjadi sebuah serial TV yang ditayangkan perdana pada bulan Juli lalu, dengan pemeran Donald Sutherland. Pillars of the Earth dinilai sebagai novel terbaik kedua di dunia oleh para pembacaThe Times London, hanya kalah oleh To Kill a Mockingbird karya Harper Lee. 

http://i126.photobucket.com/albums/p84/broadthink/SheetN-1.jpg
Di posisi keenam adalah Dean Koontz yang novel terbarunya, The Husband, baru keluar di bulan Mei lalu. Novelnya yang berjumlah 44 telah sukses menjadi best seller menurut New York Times. Koontz mengantongi 18 juta dolar.

http://www.writeonnewjersey.com/wp-content/uploads/2009/06/janet-evanovich.jpg
Janet Evanovich berada di posisi ketujuh dengan pendapatan sebesar 16 juta dolar. 

http://rha.chookdigital.net/authors/Grisham,%20John.jpg
Penulis thriller hukum John Grisham berada di tempat kedelapan dengan pendapatan 15 juta dolar. Buku terbarunya, Theodore Boone: Kid Lawyermerupakan langkah perdananya mengambil pasar remaja. 

http://www.movietei.com/celebrities/100225201619_nir-sparks02730.jpg
Nicholas Sparks yang merupakan novelis romance berada di tempat kesembilan dengan pendapatan sejumlah 14 juta dolar.

http://thetorchonline.com/wp-content/uploads/2010/06/jk_rowling.jpg
JK Rowling adalah miliarder dunia pertama dari kalangan novelis, berkat tujuh buku Harry Potter-nya. Dalam salah satu episode The Simpson, Lisa Simpson bertemu dengan Rowling dan mengungkapkan kekagumannya. Menurutnya Harry Potter telah menggerakkan satu generasi untuk kembali membaca. Rowling yang belum mengeluarkan buku setelah berakhirnya petulangan Harry Potter membukukan 10 juta dolar pada periode Juni 2009 – Juni 2010. 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Demonstrasi Anarkistis Meluas, Mobil Polisi Dibakar



 

Sebuah mobil patroli polisi dibakar mahasiswa dalam demonstrasi di Jalan Diponegoro, Jakarta, tadi malam.

JAKARTA –Demonstrasi mahasiswa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) meluas dan semakin anarkistis. Lempar batu, merusak dan membakar fasilitas umum bukan hanya terjadi di Makassar saja, tapi juga di beberapa wilayah di Tanah Air. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengimbau demonstrasi tidak merusak fasilitas-fasilitas umum.

“Jangan merusak dan jangan melakukan tindakan kekerasan karena itu akan mencederai keinginan kita untuk berdemokrasi,” kata Djoko di Jakarta kemarin. Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mengingatkan akan mengambil tindakan tegas terhadap demonstran yang merusak fasilitas umum dan bertindak anarkistis.“Kami berharap demonstrasi sesuai ketentuan, yaitu memberi tahu,tidak anarkistis. Itu yang akan kita akomodasi,” ujar mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Demonstrasi yang diwarnai kekerasan tercatat terjadi di Padang, Sumatera Barat; Pekanbaru, Riau; Cirebon dan Indramayu, Jawa Barat; Pamekasan, Surabaya dan Malang, Jawa Timur; Banjarmasin,Kalimantan Selatan; Palu,Sulawesi Tengah dan Makassar, Sulawesi Selatan. Selain itu, kekerasan juga terjadi di depan Gedung DPR/ MPR Jakarta. Massa ribuan dipukul mundur aparat keamanan karena mencoba menerobos rumah rakyat tersebut.

Adapun malam harinya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) membakar ban di kawasan Salemba, tepatnya di depan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Bahkan,sebuah motor polisi dan mobil patroli polisi dibakar. Polisi tidak berhasil membubarkan aksi massa, sebaliknya demonstran malah memblokade Jalan Salemba Raya menuju arah Diponegoro, tepatnya persis di depan Kampus Yayasan Administrasi Indonesia (YAI),Salemba.

Hingga berita ini diturunkan, petugas berusaha mengepung mahasiswa yang berlindung di Kampus YAI dan Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).Sempat terdengar tembakan peringatan aparat. Beberapa mahasiswa dilaporkan terluka.Sebanyak 52 mahasiswa ditahan dalam aksi tersebut. Adapun di Makassar,massa puluhan ribu kembali merusak dan membakar fasilitas umum seperti pos polisi dan rambu lalu lintas.

Suasana panas berlangsung hingga malam hari. Rangkaian demonstrasi pada H-1 jelang rapat paripurna kenaikan harga BBM ini juga diwarnai dengan blokade jalan utama seperti terjadi di jalan pantai utara (pantura) Jawa, hingga menimbulkan kemacetan di jalur vital tersebut. Sempat pula beredar kabar seribuan buruh se-Tangerang Raya akan memblokade Bandara Soekarno-Hatta.

Namun ini diantisipasi kepolisian dengan menghadang rombongan demonstran yang hendak melewati akses bandara utama di Tanah Air itu. Sementara Markas Besar Polri menegaskan larangan berdemonstrasi di beberapa tempat, yakni Istana Negara, bandara, stasiun kereta api, serta pelabuhan. ”Pelarangan diatur dalam UU No 9/1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Informasi dan Pendapat,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution



Courtesy for:

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kata-Kata Bijak Tentang Menulis


  • “Usahakan menulis setiap hari. Niscaya, kulit anda akan menjadi segar kembali akibat kandungan manfaat yang luar biasa”. (Fatimah Mernissi) 
  • “Menulis merangsang pemikiran, jadi saat anda tidak bisa memikirkan sesuatu untuk di tulis, tetaplah mencoba untuk menulis”. (Barbara) 
  • “Menulis adalah mencipta, dalam suatu penciptaan seseorang mengarahkan tidak hanya semua pengetahuan, daya, dan kemampuannya saja, tetapi ia sertakan seluruh jiwa dan nafas hidupnya.” (Stephen King) 
  • “Ketika seorang penulis hanya menunggu, maka sebenarnya ia belum menjadi dirinya sendiri”. (Stephen King) 
  • “Kita tidak harus menunggu datangnya inspirasi itu kita sendirilah yang menciptakannya”. (Stephen King) 
  • “Penulis yang baik, karena ia menjadi pembaca yang baik”. (Hernowo) 
  • “Untuk menjadi penulis, yang dibutuhkan hanyalah kemauan keras untuk menulis dan kemudian mempraktekkannya, orang yang hanya mempunyai kemauan untuk menulis namun tidak pernah melakukannya maka ia sama saja dengan bermimpi untuk memiliki mobil, tanpa ada usaha dan kerja keras untuk memilikinya”. (Stephen King]) 
  • “Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri”. (J.K. Rowling) 
  • “Syarat untuk menjadi penulis ada tiga, yaitu: menulis, menulis, menulis”. (Kuntowijoyo) 
  • “Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”. (Imam Al-Ghazali)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Puisi "MALAIKATKU"

Rintik hujan berjatuhan
Cahaya yang begitu terang itu, kini remang
Aku hanya terduduk sendiri
Sepi yang menjadi teman saat ini, memeluk tubuh ini erat-erat


                                                         Tuhan, kini ku sendiri..
                                                         Tiada seorangpun yang temani aku disini
                                                         Tuhan,tolonglah aku..
                                                         Kirimkanlah aku seorang malaikatMu
                                                         Malaikat yang bisa tahu keadaanku


Tiba-tiba ia datang
Senyumannya membawaku, membawa tubuhku, melayang
Tatapannya itu, membuatku percaya
                                                        
                                                         Ia rangkul diriku, ia peluk tubuhku
                                                         Memberikan sebuah kain sutra dan kemudian menyelimutiku
                                                         Sedangkan ia, hanya menahan dingin sore itu


Ia teteskan air mata kesedihan,
saat melihatku terbaring lemah dalam kesepian
Ia teteskan air mata kebahagiaan,
saat melihatku senang dan bahagia
Namun ia tak pernah teteskan air matanya,
saat tubuhnya lemah tak berdaya, dan saat ia dilanda banyak masalah


                                                         Ia tak meminta lebih dariku
                                                         Ia tak berharap sesuatu yang lebih dariku
                                                         Ia hanya ingin aku bahagia, dan aku sukses


Hanya dia satu-satunya malaikat terindahmu, Tuhan..
Malaikat yang slalu ada dalam hati, dan pikirku
Dan dia satu-satunya orang yang paling tegar dalam hidupku
Dalam menyayangi dan mengasihiku


                                                         Tuhan, jika kau ingin ambil nyawanya,
                                                         ambillah dulu nyawaku
                                                         Aku ingin ia bisa hidup lebih lama,
                                                         aku ingin ia bisa lebih lama bahagia di dunia


Namun satu yang aku inginkan,
aku tak ingin ia menderita sekalipun

KARENA MALAIKAT TERINDAHMU ITU, ADALAH SEORANG IBU :')



Buah pena : Nisrina Imtinan :)
                                                             

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pelatihan Jurnalistik

   Beberapa hari yang lalu, saya, Hasna, Adrian, Adiz, ditunjuk Bu Eko untuk mengikuti salah satu acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah, yaitu Pelatihan Pendidikan Karakter (Jurnalistik) mewakili sekolah. Acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 26 Maret-28 Maret 2012 di Hotel Lor In, Solo. 
   Pada hari Senin, 26 Maret 2012, kami sampai di Solo. Kami pun segera menuju Hotel Lor In untuk melakukan check-in. Setelah selesai melakukan check-in, saya, hasna, dan Bu Eko mendapatkan ruang kamar bernomor 3109. Sedangkan Adrian dan Adiz mendapatkan ruang kamar bernomor 4108.
   Waktu pun berlalu. Malam harinya, kami menuju salah satu gedung di Lor In, yaitu Puri Kencono. Kami datang untuk mengikuti upacara pembukaan. 

   Esoknya, kami berjalan-jalan mengelilingi taman hotel. Hotel tersebut sangat luas. Selain dilengkapi dengan taman, disana juga terdapat kolam renang, spa, fitness sampai meeting room. Fasilitasnya juga sangat lengkap. Ada wi-fi, restaurant, coffee shop, dan masih banyak lagi.
   

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS